🐆 Innaka La Tukhliful Mi Ad Artinya

Berita Terkini Hari ini: Doa Sesudah Mendengar Adzan dan Amalannya Sesuai Sunnah, Wajib Diketahui - Doa Sesudah Mendengar Adzan dan Amalannya Sesuai Sunnah, Wajib Diketahui : Doa Sesudah Mendengar Adzan dan Amalannya Sesuai Sunnah, Wajib Diketahui - Update Doa Sesudah Mendengar Adzan dan Amalannya Sesuai Sunnah, Wajib Diketahui , mungkin Doa Sesudah Mendengar Adzan dan WashShalaatil qaa-imah. Aati muhammadal wasiilata wal fadhiilah, wab'atshu maqoomam mahmuudal ladzii wa'adtahu innaka la tukhliful mi'ad" Artinya: Ya Allah, tuhan yang memiliki panggilan ini, yang sempurna dan memiliki salat yang didirikan. ROBBANAWA ATINA MA WA'ATTANA 'ALA RUSULIKA WALA TUKHZINA YAUMAL QIYAMAH INNAKA LA TUKHLIFUL MI'AD. Nabi bersabda (artinya saja): Apa bila kalian berada dalam perkara yang besar (masalah atau problem hidup apapun) maka bacalah Hasbunallohu wa ni'mal wakiil. 2. Nabi bersabda: Barang siapa membaca 10 kal Artinya "Maha suci Allah, segala puji bagi Allah dan tiada tuhan selain Allah yang maha besar, dan tidak ada daya dan upaya kecuali pertolongan dari Allah. Ya Allah, limpahkan kasih sayang kepada junjungan kita Nabi Muhammad yang pemurah." RT@Omo_Jamiu: Rabbana wa 'atina ma wa'adtana 'ala rusulika wa la tukhzina yawmal-Qiyamah innaka la tukhliful mi'aad Our Lord! Grant us what Thou didst promise unto us through Thine apostles, and save us from shame on the Day of Judgment: For Thou never breakest Thy promise [3:194] 29 Jul 2022 Kesimpulannyajawaban ketika mendengar adzan dan iqamah bisa diuraikan seperti berikut ; Pertama, tirukanlah persis bacaan yang dilantunkan muadzin segera setelah selesai, Allâhu akbarAllâhu akbar', lalu muadzin mengucapkan, 'Asyhadu allâ ilâha illallâh'. Masing-masing diucapkan dua kali. Kedua, saat muadzin selesai mengumandangkan: Allahumma rabba hadhihi-d-da'awati-t-tammati wa-s-Salati-l-qa'imati, ati Muhammadan il-wasilata wa-l-fadilata (wa-d-darajata-r-rafi'ati) wa- b'ath-hu maqamam mahmudan illadhi wa'adtahu (innaka la tukhliful mi'ad)". Artinya, "Ya Allah, Tuhan yang mempunyai seruan yang sempurna dan shalat yang ditegakkan ini, berikanlah dengan limpah karuniaMu MiBody Composition Scale doesn't just identifies adults and children apart. It automatically identifies each family member and can store up to 16 user profiles. Also thanks to low-energy Bluetooth 4.0 technology, the scale will operate up to 8 months using just 4 standard AAA batteries. Auto user identification. Child & adult detection. Allahummainnaka ba'atsta sayyidina muhammadan bihadzihil kalimati wa amartahu biha wa wa'adtahu 'alaihal jannata innaka la tukhliful mi'ad" Artinya: "Segala puji bagi Allah. Ya Allah, sesungguhnya Engkau mengutus Nabi Muhammad SAW dengan membawa kalimat ini, Engkau memerintahkan kepadanya dan menjanjikan kepadanya surga karenanya, sesungguhnya . Memperbanyak mengucap tahlil mendekatkan kepada - Berzikir merupakan sarana untuk mengingat Allah. Di manapun dan kapanpun, kita bisa menjalankan aktivitas zikir, terutama setelah banyak kalimat yang bisa kita lafalkan untuk zikir. Mulai takbir, tahmid maupun tahlil yang memiliki makna satu kalimat yang kerap kita baca adalah tahlil, berbunyi 'La ilaha illallah'. Kalimat ini mengandung makna pengakuan bahwa hanya Allah satu-satunya Tuhan yang harus membaca tahlil dapat mendekatkan diri kita kepada Allah. Dosa-dosa kita pun dapat membaca tahlil, dianjurkan membaca doa ini. Doa tersebut diajarkan oleh Rasulullah Muhammad SAW, tercantum dalam hadis riwayat Imam Ahmad dari Syadad bin Usai Baca TahlilAlhamdulillah. Allahumma innaka ba'atsta sayyidina muhammadan bihadzihil kalimati wa amartahu biha wa wa'adtahu 'alaihal jannata innaka la tukhliful mi' Segala puji bagi Allah. Ya Allah, sesungguhnya Engkau mengutus Nabi Muhammad SAW dengan membawa kalimat ini, Engkau memerintahkan kepadanya dan menjanjikan kepadanya surga karenanya, sesungguhnya Engkau tidak akan menyalahi janji." قُلْ هُوَ ٱللَّهُ أَحَدٌ Arab-Latin Qul huwallāhu aḥadArtinya Katakanlah "Dialah Allah, Yang Maha Esa. Al-Lahab 5 ✵ Al-Ikhlas 2 »Mau dapat pahala jariyah dan rezeki berlimpah? Klik di sini sekarangHikmah Berharga Berkaitan Dengan Surat Al-Ikhlas Ayat 1 Paragraf di atas merupakan Surat Al-Ikhlas Ayat 1 dengan text arab, latin dan terjemah artinya. Ada beberapa hikmah berharga dari ayat ini. Terdokumentasikan beberapa penafsiran dari para mufassir berkaitan kandungan surat Al-Ikhlas ayat 1, misalnya sebagaimana terlampir📚 Tafsir Al-Muyassar / Kementerian Agama Saudi ArabiaKatakanlah wahai rasul, “Dia lah Allah pemilik tunggal uluhiyah dan rububiyah, nama nama dan sifat sifat, tidak seorangpun yang bersekutu dengan NYA padanya.”📚 Tafsir Al-Mukhtashar / Markaz Tafsir Riyadh, di bawah pengawasan Syaikh Dr. Shalih bin Abdullah bin Humaid Imam Masjidil Haram1. Katakan -wahai Rasul-, “Dia lah Allah yang esa dalam uluhiyah, tiada tuhan yang berhak disembah selain-Nya.📚 Tafsir Al-Madinah Al-Munawwarah / Markaz Ta'dzhim al-Qur'an di bawah pengawasan Syaikh Prof. Dr. Imad Zuhair Hafidz, professor fakultas al-Qur'an Universitas Islam Madinah1-4. Allah memerintahkan Rasulullah untuk menyampaikan dengan tegas kepada orang-orang musyrik yang berkata, “Sebutkanlah kepada kami nasab Tuhanmu!” Maka Allah mengajarkan Rasulullah bantahan terhadap mereka Sungguh Tuhanku adalah Allah, satu-satunya yang berhak disembah, tidak ada satupun sekutu-Nya dalam peribadatan; Dia Maha Sempurna kekuasaan dan kemuliaan-Nya; Dia tidak beranak dan tidak mengangkat seorang anak, sekutu, atau sesuatu yang menyamai-Nya baik itu dalam Dzat, sifat, maupun dapat pahala jariyah dan rezeki berlimpah? Klik di sini sekarang📚 Zubdatut Tafsir Min Fathil Qadir / Syaikh Dr. Muhammad Sulaiman Al Asyqar, mudarris tafsir Universitas Islam Madinah1. قُلۡ هُوَ اللّٰهُ اَحَدٌ‌ ۚ‏ Katakanlah “Dialah Allah, Yang Maha Esa Orang-orang musyrik mengatakan “Hai Muhamamd, sebutkan kepada kami nasab tuhanmu!” Maka turunlah surat ini. Yakni jika kalian menanyakan nasab-Nya, maka Dia adalah Allah Yang Maha Esa, tidak ada sekutu bagi-Nya.📚 Li Yaddabbaru Ayatih / Markaz Tadabbur di bawah pengawasan Syaikh Prof. Dr. Umar bin Abdullah al-Muqbil, professor fakultas syari'ah Universitas Qashim - Saudi ArabiaMuqoddimah surah al-Ikhlas 1 . Beberapa orang alim yang fasih dan ahli balaghoh di andalusia mencoba untuk menyusun kitab beberapa ayat yang serupa dengan al-Qur'an, maka mereka pun mengamati dan mempelajari surah al-Ikhlas; untuk mereka tiru dalam penyusunan surah yang serupa, tanpa disadari seseorang dari mereka berkata aku ditimpa ketakutan pada sebuah kertas; yang kemudian membawaku pada pintu taubat dan penyesalan. 2 . Surah al-Ikhlas diibaratkan seperti sepetiga al-Qur'an sebagaimana yang dijelaskan dalam sebuah hadits yang shohih; hal itu berdasarkan bahwasanya ilmu yang terkandung dalam al-Qur'an ada tiga pembagian tauhid, hukum-hukum, dan kisah, dan surah al-ikhlas mencakup didalamnya pembahsan tentang tauhid yang merupakan sepertiga bagian dari al-Qur'an. { قُلْ هُوَ اللَّهُ أَحَدٌ , اللَّهُ الصَّمَدُ } 1-2 1 . Mungkin sebagian dari mereka ada yang menyangka bahwa dua ayat ini pada hakikatnya bersambung قُلْ هُوَ اللَّهُ الأَحَدٌ الصَّمَدُ , tetapi nyatanya kedua ayat ini saling terpisah, karena kalimat dari ayat ini disesuaikan agar menjadi tetap dalam diri-diri siapa yang yang membacanya dan untuk pengagungan untuknya, maka lebih sesuai jika setiap kalimat tidak terikat dengan yang lainnya. 2 . { اللَّهُ الصَّمَدُ } Dzat yang digantungkan kepada-Nya segala urusan, dan tidak kepada selain-Nya perkara dan urusan itu digantungkan { وَلَمْ يَكُنْ لَهُ كُفُوًا أَحَدٌ }. Maka apakah Allah yang menjadi tempat pertama kita melaporkan segala sesuatu yang kita butuhkan, dalam susah ataupun senang, dalam keadaan sempit ataupun lapang ?📚 Tafsir Al-Wajiz / Syaikh Prof. Dr. Wahbah az-Zuhaili, pakar fiqih dan tafsir negeri SuriahKeutamaan surah Imam Ahmad dan Imam Bukhari dari Abu Sa’id Al-Khudzri yang berkata Rasulallah SAW bersabda kepada para sahabatnya ”Apakah salah satu dari kalian ada yang keberatan untuk membaca sepertiga Al-Qur’an di malam hari?” Maka pecahlah kondisi ketika itu. Mereka berkata “Siapa di antara kami yang menanggung beban itu ya Rasulallah?”. Lalu Rasulallah bersabda “Allahul Waahidush Shomad surah Al-Ikhlash adalah sepertiga Al-Qur’an” 1. Katakanlah wahai Nabi Allah adalah yang Maha Esa dengan DzatNya. Tidak ada bagiNya Tuan dan tidak pula materi. Dialah Dzat yang Maha Esa dan tidak ada sekutu bagiNya. Ayat ini diturunkan ketika orang-orang musyrik berkata “Wahai Muhammad, nasabkanlah Tuhanmu kepada kami, maksudnya yaitu sebutkanlah nasab Tuhanmu kepada kami” kemudian turunlah surah iniMau dapat pahala jariyah dan rezeki berlimpah? Klik di sini sekarang📚 Tafsir Ash-Shaghir / Fayiz bin Sayyaf As-Sariih, dimuraja’ah oleh Syaikh Prof. Dr. Abdullah bin Abdul Aziz al-Awaji, professor tafsir Univ Islam MadinahKatakanlah,“Dialah Allah Yang Maha Esa📚 Tafsir as-Sa'di / Syaikh Abdurrahman bin Nashir as-Sa'di, pakar tafsir abad 14 H1. “Katakanlah,” dengan perkataan tegas, dengan yakin, dan mengetahui maknanya, “Dia-lah Allah Yang Maha Esa,” yakni, kemahaesaan itu hanya terbatas padaNya. Dia-lah Yang Maha Esa, yang tersendiri dengan kesempurnaan, hanya bagiNya nama-nama indah, sifat-sifat sempurna yang tinggi dan perbuatan-perbuatan yang suci, yang tidak ada tandinganNya.📚 Tafsir Juz 'Amma / Syaikh Prof. Dr. Shalih bin Fauzan al-Fauzan, anggota Lajnah Daaimah Komite Fatwa Majelis Ulama KSATiga surah terakhir ini Al-Ikhlash, dan Al-mu'awwidzatain al-falaq dan an-nas , adalah tiga surah penutup Al-Qur'an, tiga surah yang agung dan mulia surah yang sering dibaca oleh Rasulullah ﷺ setiap sebelum tidur dengan meniupkan pada kedua telapak tangannya dan membaca ketiga surah ini, kemudian ﷺ mengusap wajahnya, dan sebisa yang dapat ia usap dari badannya, surah yang dijadikan oleh Rasulullah ﷺ sebagai penangkal kejahatan sihir dengan izin Allah ﷻ , surah yang mengandung banyak keutamaan didalamnya. Adapun sebab dinamakan surah ini "Al-Ikhlas" adalah bahwasanya Allah memurnikan / mengkhususkan surat tersebut hanya untuk-Nya, yaitu Allah tidak menyebutkan sedikitpun di dalamnya hukum-hukum syar'i dan tidak juga khabar-khabar tentang selain-Nya. Yang ada, Allah hanya menyebutkan pengkhabaran tentang diri-Nya. Tauhid yang terdiri dari "Tauhid asma' wa sifat" terlampir didalam surah yang agung ini, juga hadits shahih menjelaskan salah satu keutamaan dari surah ini, yaitu surah ini sebanding dengan sepertiga Al-Quran, yakni dari segi keutamaan surah ini sebanding dengan sepertiga Al-Qur'an, dalam hadits dikatakan أَنَّ رَجُلاً سَمِعَ رَجُلاً يَقْرَأُ قُلْ هُوَ اللهُ أَحَدٌ يُرَدِّدُهَا، فَلَمَّا أَصْبَحَ جَاءَ إِلَى رَسُوْلِ اللهِ ، فَذَكَرَ ذَلِكَ لَهُ، وَكَأَنَّ الرَّجُلَ يَتَقَالُّهَا، فَقَالَ رَسُوْلُ اللهِ وَالَّذِيْ نَفْسِيْ بِيَدِهِ، إِنَّهَا لَتَعْدِلُ ثُلُثَ القُرْآنِ. “Sesungguhnya seseorang mendengar orang lain membaca قُلْ هُوَ اللهُ أَحَدٌ dengan mengulang-ulangnya, maka tatkala pagi harinya, ia mendatangi Rasulullah n dan menceritakan hal itu kepadanya, dan seolah-olah orang itu menganggap remeh surat itu, maka bersabdalah Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam “Demi Dzat yang jiwaku berada di tanganNya, sesungguhnya surat itu sebanding dengan sepertiga al Qur`an” [ HR al Bukhari, 4/1915 no. 4726 ] . Dalam hadits lain dikatakan أَنَّ النَّبِيَّ بَعَثَ رَجُلاً عَلَى سَرِيَّةٍ، وَكَانَ يَقْرَأُ لأَصْحَابِهِ فِي صَلاَتِهِ، فَيَخْتِمُ بِـ قُلْ هُوَ اللهُ أَحَدٌ، فَلَمَّا رَجَعُوا، ذَكَرُوا ذَلِكَ لِلنَّبِيِّ ، فَقَالَ سَلُوْهُ، لأَيِّ شَيْءٍ يَصْنَعُ ذَلِكَ؟، فَسَأَلُوْهُ، فَقَالَ لأَنَّهَا صِفَةُ الرَّحْمَنِ، وَأَنَا أُحِبُّ أَنْ أَقْرَأَ بِهَا، فَقَالَ النَّبِيُّ أَخْبِرُوْهُ أَنَّ اللهَ يُحِبُّهُ “Sesungguhnya Nabi Shallallahu alaihi wa sallam mengutus seseorang kepada sekelompok pasukan, dan ketika orang itu mengimami yang lainnya di dalam shalatnya, ia membaca, dan mengakhiri bacaannya dengan قُلْ هُوَ اللهُ أَحَدٌ, maka tatkala mereka kembali pulang, mereka menceritakan hal itu kepada Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam, lalu beliau pun bersabda “Tanyalah ia, mengapa ia berbuat demikian?” Lalu mereka bertanya kepadanya. Ia pun menjawab “Karena surat ini mengandung sifat ar Rahman, dan aku mencintai untuk membaca surat ini,” lalu Nabi Shallallahu alaihi wa sallam bersabda “Beritahu dia, sesungguhnya Allah pun mencintainya” [ HR al Bukhari, 6/2686 no. 6940; Muslim, 1/557 no. 813 ] . { قُلْ هُوَ اللَّهُ أَحَدٌ } Katakanlah wahai Muhammad, sampaikanlah kepada ummat mu, bahwasanya Dialah Allah ﷻ yang esa, Dia ﷻ yang sempurna sifat-sifat dan nama-Nya, tiada sembahan dapat pahala jariyah dan rezeki berlimpah? Klik di sini sekarang📚 Tafsir Juz 'Amma / Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin, ulama besar abad 14 HDisebutkan tentang sebab diturunkannya surat ini bahwa orang-orang musyrik atau yahudi berkata kepada Nabi shallallaahu alaihi wa sallam Sebutkan sifat Tuhanmu kepada kami? Maka Allah menurunkan surat ini. قُلْ “katakanlah” yang diajak bicara di sini adalah Rasul alaihissholaatu wassalaam, dan untuk umat islam juga dan هُوَ اللَّهُ أَحَدٌ “Dia-lah Allah, Yang Maha Esa,” Dhamir asy-Sya’en menurut para pakar I’rab gramatika Bahasa arab dan lafadzul jalaalah الله adalah khabar mubtada dan أَحَدٌ [Ahad] khabar mubtada kedua.📚 An-Nafahat Al-Makkiyah / Syaikh Muhammad bin Shalih asy-SyawiSurat Al-Ikhlas ayat 1 Allah memerintahkan Nabi ﷺ agar berkata kepada manusia Sesungguhnya Allah menyendiri dalam ke-Uluhiyyahan, Rububiyyah dan Nama serta Sifat-Nya, tidak bersekutu sesuatu apapun dengan-Nya. Inilah yang dimaksud makna ahad Esa. Tidak sebagaimana diklaim oleh Mu’tazilah dan Asya’irah Dia tunggal tidak terbagi-bagi dan terpisah-pisah, dengan kata lain Dia tidak memiliki pembagian Uluhiyyah, Rububiyyah dan Asma wa Sifat. Dan bantahan bagi mereka firman Allah yang ada dalam akhir akhir surat ini وَلَمْ يَكُن لَّهُۥ كُفُوًا أَحَدٌۢ yang artinya Dan tidak ada sesuatupun yang semisal dengan Dia. Ini lebih utama dan mencakup secara keseluruhan dibandingkan ucapan mereka.📚 Hidayatul Insan bi Tafsiril Qur'an / Ustadz Marwan Hadidi bin Musa, memastikan, meyakininya dan mengetahui maknanya. Dan jawablah dengan surah ini orang-orang yang bertanya tentang siapa Allah Subhaanahu wa Ta'aala? Dia sendiri dengan kesempurnaan, memiliki nama-nama yang indah dan sifat-sifat yang tinggi yang sempurna serta perbuatan-perbuatan yang suci, dimana pada semua itu tidak ada yang dapat pahala jariyah dan rezeki berlimpah? Klik di sini sekarang📚 Tafsir Ringkas Kementrian Agama RI / Surat Al-Ikhlas Ayat 1Wahai nabi Muhammad, katakanlah kepada kaum musyrik yang menanyakan sifat dan nasab Allah dengan tujuan mengejek, 'dia lah Allah, yang maha esa. Tidak ada sekutu bagi-Nya. Dia tidak berbilang dalam nama, sifat, dan ketuhanan-Nya. 2. Allah tempat meminta segala sesuatu. Dia maha pencipta, mahakaya, dan mahakuasa. Dia tidak memerlukan yang lain, sedangkan semua makhluk bergantung dapat pahala jariyah dan rezeki berlimpah? Klik di sini sekarang Demikianlah sekumpulan penjelasan dari banyak ahli tafsir berkaitan isi dan arti surat Al-Ikhlas ayat 1 arab-latin dan artinya, semoga membawa faidah untuk kita bersama. Sokong syi'ar kami dengan memberi tautan ke halaman ini atau ke halaman depan Bacaan Tersering Dikunjungi Kami memiliki berbagai topik yang tersering dikunjungi, seperti surat/ayat Al-Fatihah 1, Yasin 40, Luqman 13-14, Al-A’raf, Yunus 41, Al-Baqarah 284-286. Juga Al-Fatihah 7, Ali Imran 191, Assalaamualaikum, Al-Baqarah 216, Al-Fatihah 2, Ali Imran 104. Al-Fatihah 1Yasin 40Luqman 13-14Al-A’rafYunus 41Al-Baqarah 284-286Al-Fatihah 7Ali Imran 191AssalaamualaikumAl-Baqarah 216Al-Fatihah 2Ali Imran 104 Pencarian innaka la tukhliful mi'ad artinya, surat al baqarah ayat 45 latin, innaka la tahdi man ahbabta, doa ayat 5, al infithar ayat 10-12 Dapatkan amal jariyah dengan berbagi ilmu bermanfaat. Plus dapatkan bonus buku digital "Jalan Rezeki Berlimpah" secara 100% free, 100% gratis Caranya, salin text di bawah dan kirimkan ke minimal tiga 3 group WhatsApp yang Anda ikuti Silahkan nikmati kemudahan dari Allah Ta’ala untuk membaca al-Qur’an dengan tafsirnya. Tinggal klik surat yang mau dibaca, klik nomor ayat yang berwarna biru, maka akan keluar tafsir lengkap untuk ayat tersebut 🔗 *Mari beramal jariyah dengan berbagi ilmu bermanfaat ini* Setelah Anda melakukan hal di atas, klik tombol "Dapatkan Bonus" di bawah Tirto Mangkubumi ASSALAMU’ Ada doa yg mgkn bs jd referensi kt u/melepaskan akhir tahun ini dan doa menyambut tahun berikutnya. Insya Allah dgn mengharapkan Rahmat, Hidayah serta Ridho-Nya di Tahun yang akan datang, sehingga memperkuat keimanan kita kepada Allah SWT. Bismillahir-rahmanir-rahim, Alhamdulillahi rabbil alamin. Allahumma inni as-aluka an tushalliya wa tusallima ala sayyidina muhammadin wa ala sa’iril anbiya’i wal mursalin, wa ala alihim wa shahbihim ajma’in, wa an taghfira li ma madha wa tahfazhani fima baqiya ya arhamar rahimin. Allahumma hadzihi sanatun jadidatun muqbilah, lam a’mal fib-tida’iha amalan yuqarribuni ilaika zulfa ghayra tadharru’i ilayka fa as-aluka an tuwaffiqani lima yurdhika anni minal-qiyami lima laka alayya min tha’atik, wa alzimniyai-ikhlasha fihi liwajhikal-karimi fi’ibadatik, wa as-aluka itmama dzalika alayya bifadhlika wa rahmatik. Allahumma inni as-aluka khayra hadzihis sanatil muqbilah, yumnaha wa yusraha wa amnaha wa salamataha, wa a’udzu bika min syururiha wa shududiha wa usriha wa khawfiha, wa halakatiha wa arghabu ilayka an tahfazha alayya fiha dinil-ladzi huwa ishmatu amri wa dunyayal-lati fiha ma’asyi, wa tuwaffiqani fiha ila ma yurdhika anni fi ma’adi, ya akramal akramin, ya arhamar-rahimin. Allahumma anta amartana bidu’a’ika wa wa’adtana bi-ijabatika wa qad da’awnaka kama amartana fa-ajibna kama wa’adtana ya dzal-jalali wal-ikram, innaka la tukhliful-mi’ad. Allahumma ma qadarta lana fi hadzal’amil-jadidi min khayrin wa syara’tu fihi bitawfiqika wa taysirika fatammimhu lana bi-ahsanil-wujuhu kulliha wa ashwabiha wa ashfaha, fa innaka ala ma tasya’u qadir, wa bil-ijabati jadir, ni’mal-mawla wa ni’man-nashir. Wa ma qadarta lana fihi min syarrin wa tuhadzdziruna minhu fashrifhu anna ya hayyu ya qayyumu ya arhamar-rahimin. Allahumma inni nas-aluka bikullis-min huwa laka sammayta bihi nafsaka aw anzaltahu fi kitabika aw allamtahu ahadan min khalqika awis-ta’tsarta bihi fi ilmil-ghaybi indaka an taj’alana wa walidina wa awladana wa ahlana wa azwajana wa masyayikhana wa jami’al muslimina wal-muslimati wal mu’minina wal mu’minati min a’zhami ibadika nashiban fi kulli khayrin taqsimuhu fi hadzihis-sanati wa nurin tahdi bihi wa rahmatin tansyuruha wa rizqin tabsuthuhu wa dhurrin taksyifuhu wa bala’in tarfa’uhu wa fitnatin tashrifuha wa afiyatin tamunnu biha. Allahummaf’al bina wa bihim ajilan wa ajilan fid-dunya wal akhirati ma anta lahu ahlun wa la taf’al bina wa bihim ma nahnu lahu ahlun, innaka ghafurun halim, jawadun karim, ra’ufur-rahim. Wa shallallahu ala sayyidina muhammadin wa ala alihi wa shahbihi ajma’in, warzuqna kamalal-mutaba ati lahu zhahiran wa bathinan ya arhamar-rahimin. Subhana rabbika rabbil izzati amma yashifun, wa salamun alal mursalina wal-hamdu lillahi rabbil-alamin. Artinya “Dengan nama allah, Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Segala puji bagi Allah, Tuhan sekalian alam. Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu agar Engkau melimpahkan kesejahteraan kepada junjungan kami, Nabi Muhammad, dan kpd semua Nabi dan Rasul, juga kpd keluarga mereka dan para sahabat mereka. Dan aku memohon kepada-Mu agar Engkau mengampuniku atas dosaku yang telah lalu dan memeliharaku pada usiaku yang tersisa, wahai Yang Paling Penyayang diantara yang penyayang. Ya Allah, tahun baru telah datang, tidak ada amal yang aku kerjakan diawalnya yang dapat mendekatkanku kepada-Mu sedekat-dekatnya selain ketundukanku kepada-Mu agar Engkau memberikan petunjuk kepadaku untuk melakukan apa yang membuat-Mu ridha terhadapku berupa kewajiban terhadap-Mu dengan mentaati-Mu, dan jadikanlah aku selalu ikhlas mengharapkan keridhaan-Mu dalam beribadah kepada-Mu. Dan aku memohon kepada-Mu agar Engkau menyempurnakan itu bagiku berkat anugerah-Mu dan rahmat-Mu. Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu kebaikan tahun yang akan datang ini, baik keberkahannya, kemudahannya, keamanannya, maupun keselamatannya. Dan aku memohon perlindungan kepada-Mu dari keburukannya, penolakannya, kesulitannya, hal-hal yang menakutkan padanya, dan kebinasaannya. Dan aku berharap kepada-Mu agar pada tahun itu Engkau memelihara diriku, agamaku, yang merupakan pemeliharaan urusanku, dan duniaku, yang merupakan tempat kehidupanku, dan agar Engkau memberikan taufik pada tahun itu untuk mengerjakan apa yang membuat-Mu ridha kepadaku pada hari akhir nanti, wahai Yang Paling Mulia diantara yang mulia, wahai Yang Paling Penyayang diantara yg penyayang. Ya Allah, sesungguhnya Engkau telah memerintahkan kami untuk berdo’a kepada-Mu dan Engkau telah menjanjikan kepada kami untuk menerimanya. Kami telah berdoa kepada-Mu sebagaimana yang Engkau perintahkan kepada kami, maka terimalah doa kami sebagaimana yang Engkau janjikan kepada kami, wahai Dzat yang memiliki kebesarab dan kemuliaan. Sesungguhnya Engkau tidak mengingkari janji. Ya Allah, apa yang telah Engkau tentukan untuk kami pada tahun yang baru ini berupa kebaikan dan Engkau tentukan dengan taufik-Mu dan kemudahan-Mu, sempurnakanlah ia untuk kami dengan sebagus-bagusnya dan sesempurnanya. Karena, sesungguhnya Engkau Maha Berkuasa atas apa yang Engkau inginkan dan Maha Berkuasa untuk memenuhi permohonan. Sesungguhnya Engkau sebaik-baik yang mengurus dan sebaik-baik yang menolong. Dan apa saja yang telah Engkau takdirkan untuk kami pada tahun itu berupa keburukan dan Engkau mengingatkan kami darinya, hindarkanlah kami dari keburukan itu, wahai Yang Mahahidup, wahai Yang Senantiasa Mengurus hamba-Nya, wahai Yang Paling Penyayang diantara yang penyayang. Ya Allah, sesungguhnya kami memohon kepada-Mu dengan setiap nama yang Engkau namai diri-Mu dengannya, atau Engkau menurunkannya dalam kitab-Mu, atau Engkau mengajarkannya kepada seorang makhluk-Mu, atau Engkau miliki didalam ilmu yang ghaib disisi-Mu, kami memohon kepada-Mu agar Engkau menjadikan kami, orangtua kami, anak-anak kami, keluarga kami, istri-istri kami, guru-guru kami, dan semua muslimin-muslimat dan mukminin-mukminat, tergolong hamba-hamba-Mu yang mendapatkan bagian yang paling besar dalam setiap kebaikan yang Engkau bagi tahun ini, cahaya yang Engkau berikan petunjuk dengannya, rahmat yang Engkau sebarkan, rizqi yang Engkau berikan, bahaya yang Engkau hindarkan, musibah yang Engkau hilangkan, fitnah yang Engkau palingkan, dan afiat yang Engkau anugerahkan. Ya Allah, lakukanlah terhadap kami dan terhadap mereka, baik dimasa segera dan dimasa datang didunia dan diakhirat, yang baik menurut Engkau, dan janganlah Engkau lakukan terhadap kami dan terhadap mereka yang baik menurut kami. Sesungguhnya Engkau Maha Pengampun, Maha Penyantun, Maha Pemurah, Mahamulia, Maha Pengasih, Maha Penyayang. Dan limpahkanlah rahmat kepada junjungan kami, Nabi Muhammad, dan kepada keluarga serta para sahabatnya. Dan berikanlah kepada kami kesempurnaan dalam mengikuti beliau, baik lahir maupun bathin, wahai Yang Paling Penyayang diantara yang penyayang. “Mahasuci Tuhanmu, yang memiliki keperkasaan dari apa yang mereka sifatkan, dan kesejahteraan semoga dilimpahkan kepada para rasul, dan segala puji bagi Allah, Tuhan sekalian alam.” Mabes Laskar Khodam Sakti Jl. Elang Raya , Gonilan, Kartasura Solo, Jawa tengah WA +6285879593262

innaka la tukhliful mi ad artinya